Bayangkan domain bisnis Anda tiba-tiba diblokir ISP saat jam ramai, dan Anda tidak tahu selama berjam-jam. Dengan monitoring domain otomatis via Telegram, Anda mendapat notifikasi dalam hitungan detik.
Mengapa Monitoring Domain Penting?
Domain yang diblokir ISP akan menyebabkan calon pengunjung mendapat halaman error, langsung menutup browser, dan tidak pernah kembali. Kerugian bisa terjadi tanpa Anda sadari karena tidak ada peringatan dari hosting atau ISP.
- Blokir ISP bisa terjadi kapan saja, bahkan tengah malam
- Pengunjung tidak lapor — mereka langsung pergi ke kompetitor
- Cek manual setiap 30 menit tidak realistis
Cara Setup Monitoring Domain di SafeDomain
- Daftar di safedomain.id (gratis)
- Tambahkan domain yang ingin dipantau
- Hubungkan akun Telegram Anda
- Aktifkan monitoring — pilih interval 10, 30, atau 60 menit
- Pilih mode: Notif (laporan setiap interval) atau Silent (hanya alert saat ada perubahan)
🔔 Mode Silent adalah pilihan terbaik — Anda hanya dapat notifikasi saat domain berubah status dari AMAN ke BLOKIR, tanpa spam laporan rutin.
Apa yang Dimonitor SafeDomain?
- TrustPositif Komdigi — database blokir resmi pemerintah
- Indihome / Telkom — ISP terbesar Indonesia
- Telkomsel — operator seluler terbesar
- XL / Axis
- Biznet
- Nawala DNS
Contoh Notifikasi Telegram
Ketika domain Anda berubah status, Anda langsung menerima pesan di Telegram berisi:
- Nama domain yang bermasalah
- Status baru (AMAN / BLOKIR)
- ISP mana yang memblokir
- Saran tindakan (ajukan normalisasi atau siapkan domain cadangan)
- Link langsung ke dashboard
FAQ
Berapa domain yang bisa dimonitor gratis?
Plan Free memungkinkan monitoring 2 domain. Plan Pro hingga 25 domain dengan interval lebih pendek.
Apakah perlu install aplikasi?
Tidak perlu. Notifikasi dikirim langsung ke Telegram yang sudah Anda miliki. Tidak ada aplikasi tambahan.